Berawal dari pesan yang diforward ke saya tentang perayaan imlek oleh PT KAI bagi pengguna commuter line, saya bbm kawan ngebolang Debby. Gayung bersambut, dan jadilah kami janjian di stasiun kota.
Cukup lama juga menunggu bus trans jakarta tujuan ke Harmoni, karena tak kunjung datang akhirnya naiklah saya ke bus tujuan ancol lalu turun di jembatan merah dan disambung dengan bus arah pluit. Akhirnya sampai juga di halte Jakarta Kota, kami pun sarapan dulu, di jalan yang menghubungkan halte Kota dengan stasiun Kota.
| ornamen lampion berwarna merah menghias jalan penghubung halte dan stasiun Kota, menyambut imlek |
Setibanya di stasiun Kota, kami sempat bingung juga karena tidak ada tanda-tanda pertunjukan barongsai. Namun fotografer dan reporter sudah ada di sana, jadi syukurlah bukan hoax :) Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya pertunjukkan barongsai yang dinanti dimulai juga.
Belum puas melihat perayaan imlek, kami pun menuju ke petak sembilan. Petak sembilan Glodok yang merupakan kawasan pecinan di Jakarta. Konon kawasan ini sudah didiami kaum Tionghoa sejak zaman Belanda. Dari Stasiun Jakarta Kota kami menuju ke pasar Asemka lalu berjalan kaki menuju petak sembilan. Dalam perjalanan kami lewati kawasan pertokoan, ada toko obat China, makanan/ snack import dan juga pedagang kaki lima yang menjajakan barang khas imlek (angpao, baju, dsb). Dan akhirnya sampailah kami di klenteng





